Posted by Herry Wuwungan on 9/19/2003, 3:23 am
Limangkoylah eng Kabupaten Minahasa e nesa ite (dahulu kabupaten di Minahasa hanya satu). Ndei ure wo itu mamuali rua (kemudian menjadi dua) Menado/Wenang minamualimou Kota madya Menado (Menado/Wenang menjadi Kota Madya) Ndei kasih ure em Bitung minamualimou Kota Administratif (tidak lama kemudian Bitung Menjadi Kota Administratif).
Taekan kina awesannou kasi Tomohon/Toubulu minamualimou Kota Administratif wo Minahasa Selatan simandirimou (Sekarang tambah lagi Tomohon menjadi Kota Administratif dan Minahasa Selatan juga sudah sendiri. Ndei kasi ure Minahasa Utara simandirimou (tidak lama lagi Minahasa Utara juga sudah sendiri). Toudano wo em pante Toudano nei kagorem Koya , Tataaran kaayo e Remboken mamualimou Minahasa Pusat (Tondano termasuk Pante Tondano termasuk Koya Tataran sampai Remboken akan menjadi Minahasa Pusat.
Jadi saitu kumpulen nae, Kabupaten Minahasa minamualimou enem (Jadi kalau dikumpul, Kabupaten di Minahasa sudah menjadi Enam).
Telu Kabupaten, Esa Kota madya wo endua Kota Administratif (Tiga Kabupaten, Satu Kota Madya dan dua Kota Administratif). En tuana en tinantuan wo itu mewangun em banua (Itu ketentuan untuk membangun Kampung). Kabodokkan nokan kouman kumura kewewangun nae embanua ("kesempatan bagaimana untuk membangun Kampung halaman).
Ka sa limangkoylah, sei ke si minamuali Kapala Daerah embanua naite empewe wangunen (Karena kalau dahulu katanya, siapa yang jadi Kepala Daerah, hanya kampungnya yang akan dia utamakan untuk dibangun). Pengiwe-ngiwen nite woitu mewanguni butul embanua (Semoga kiranya kampung halaman menjadi Indah). Taruma kaseh.
Message Thread:
![]()
« Back to thread