Posted by Drs. John Lapod on 1/4/2008, 9:56 am, in reply to "Kamus sederhana Tontemboan - Re: Metaup se karapi"
Bahasa makatanak semakin langkah dan jarang digunakan dalam komunikasi diantara sesama tou tontemboan saat ini, sebaliknya orang asing sendiri pingin cari tau seni dan budaya yang ada di Sulut khususnya di Minahasa. Bukankah seni dan budaya warisan nenek moyang kita merupakan asset yang sangat berharga dan potensial dalam rangka pengembangan pariwisata ?
Bukankah bahasa makatanak merupakan jatidiri kita tou minahasa ?
Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. . . Ayo !! torang lestarikan torang pe budaya! Mulailah dari diri kita sendiri. . . (John Lapod, Pondang-Minsel)
Message Thread:
![]()
« Back to thread