Posted by ketewa on 12/31/2008, 5:06 am, in reply to "Kawanuaku "Gelukkig Nieuwjaar 2009""
JERITAN SI TAHUN 2008
memekik di jagad menguak satwa dan penghuni
merangkul sengat sipanas surya
mandi peluh mendung kelabu di curah hujan
basahi bumi banjiri bumi desa dan kota
ada yang hanyut terbawa
banyak yang kering dibungkus terik
------------ potongan poem PANDITA-----------------
benar sekali bro PANDITA
kalau aku bisa menterjemahkan potongan untaian kata2 diatas tsb
maka hal yang paling mengenaskan adalah bila persahabatan menjadi kering dibungkus terik
bila kata2 di fordis menjadi bahan bak "merangkul sengat si panas surya"..
dan hampir separuh dari perjalanan catatan fordis yang beredar, dipenuhi dengan "memekik di jagad menguak satwa dan penghuni"
sulit diramalkan apakah semua itu berlanjut terus di tahun 2009.
para cerdik pandai tak hentinya mengumbar ejekan dengan manipulasi kata2 pandai, seakan hanya mereka saja yang bijak dibumi ini. bosaaaannn banget
bahkan akhirnya - hanya rasa kasihan saja yang dapat terungkap di sudut hati.
ada yang dilupakan (barangkali) bahwa mereka itu lebuh tanah.
sepersekian detik, dapat hilang lenyap tanpa bekas.
kata pencipta Amsal dan raja Pengkhotbah:
1:9 Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.
1:10 Adakah sesuatu yang dapat dikatakan: "Lihatlah, ini baru!"? Tetapi itu sudah ada dulu, lama sebelum kita ada.
1:11 Kenang-kenangan dari masa lampau tidak ada, dan dari masa depan yang masih akan datang pun tidak akan ada kenang-kenangan pada mereka yang hidup sesudahnya
menyadari akan hal ini, maka satu hal yang diperlukan:
"kuasai diri, dan jadi bijak"
karena sobat pun bisa jadi musuh yang paling licik penuh bisa yang mematikan.
jangan percaya pada manusia...
akhir Amsal bicara:
1:10 Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut
aku yang mengasihi kalian semua.
SELAMAT TAONG BARU 2009
ketewa
talaga seper
Message Thread:
![]()
« Back to thread